Internet Time Standard
WIB

Sabtu, 21 Juni 2014

PORTOFOLIO KARYA

Hasil karya pengolahan Video menggunakan:
Adobe After Effect
Adobe Premiere
Adobe Audition







Kembali ke KURSUS VIDEO EDITING

Sabtu, 06 Juli 2013

ANEKA KUE LEBARAN

RAYAKAN LEBARAN ANDA DENGAN ANEKA KUE KERING !

1. NASTAR                            Rp. 43.000
2. SAGU KEJU                       Rp. 38.000
3. COCO CHIP                      Rp. 38.000
4. STICK COKLAT               Rp. 38.000
5. PIE COKLAT KACANG     Rp. 40.000
6. KASTENGEL                     Rp. 50.000
7. COOKIES HIAS                 Rp.50.000
8. COKLAT LOVE                 Rp. 43.000
9. COKLAT MEDE                 Rp. 50.000
10. COCO BALL                     Rp.30.000
11. COCO CRUNCH              Rp. 30.000



12 KACANG THAILAND       Rp. 25.000
13. MEDE ORIGINAL              Rp. 120.000/KG, RP. 65.000/½ KG, RP. 40.000/¼ KG
14. MEDE THAILAND             Rp. 120.000/KG, RP. 65.000/½ KG, RP. 40.000/¼ KG
15. MEDE PEDAS                     Rp. 120.000/KG, RP. 65.000/½ KG, RP. 40.000/¼ KG
16. MEDE KEJU                        Rp. 120.000/KG, RP. 65.000/½ KG, RP. 40.000/¼ KG
17. MEDE CRISPY                    Rp. 120.000/KG, RP. 65.000/½ KG, RP. 40.000/¼ KG    

BATAS WAKTU PEMESANAN TANGGAL 20 JULI 2013.

HUBUNGI:   EKA PURWANTY
NO HP         0857 1988 7111 
                      021-723 8035

HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM    
Untuk wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat bisa diantar menggunakan kurir.   

STASIUN KERTOSONO RIWAYATMU DULU

Inilah riwayat Stasiun Kertosono yang pernah saya dengar dari cerita kakek dan pak-lik saya. Dan yang saya lihat dan saksikan pada kurun waktu 1960 sampai dengan 1980.

Kakek dan pak-lik (sekarang semua sudah almarhum) adalah pegawai Djawatan Kereta Api (Jaman dulu disingkat DKA).  Pada jaman kolonial Belanda perusahaan kereta api dinamakan SS (Staat Spoorwagen).

Dahulu Stasiun Kertosono adalah stasiun KA yang ramai. Semua kereta api  pasti berhenti di stasiun ini. Stasiun ini didesain sebagai persimpangan jalur Madiun-Surabaya-Kediri-Blitar. Kata kakek saya yang dahulu adalah masinis yang home-basenya di Kertosono, stasiun Kertosono merupakan stasiun besar kelas I.


Jalan Stasiun Kertosono

Sebagai stasiun home-base, maka terdapat dipo, yang berfungsi sebagai bengkel perawatan lokomotif dan gerbong-gerbong. Pada waktu itu lokomotif masih banyak yang menggunakan tenaga uap. Type lokomotif yang saya kenal adalah type C, B dan yang terbesar adalah type D.

( Lokomotif uap seri-D sumber http://arsip76r.blogspot.com )

Saya pernah ke museum KA Ambarawa, tidak saya temui lokomotif seri D. Entah kemana?
Pada waktu itu terdapat jalur rute yang menghubungkan: Kertosono-Madiun, Kertosono-Surabaya kota dan Kertosono-Blitar.




Kereta Api yang dulu pernah jadi primadona
(sumber: internet)

Ada tiga buah bangunan menara pengawas yang dulu disebut Sign-Huis (Rumah sinyal) yang terletak masing masing diujung timur, diujung barat setasiun dan yang satu lagi terletak dipersimpangan rel jurusan Blitar/Kediri dekat sungai Brantas. Sekarang bangunan itu sudah dibongkar.


Dahulu diujung sana ada bangunan Menara Pengawas (Sign Huis)



Salah satu lokomotif uap yang beroperasi di stasiun Kertosono
Koleksi museum KA Ambarawa

Telekomunikasi antar stasiun menggunakan telepon dan telegraph (morse). Medianya menggunakan kawat yang terbentang mengikuti jalur rel.

Ada jalur rel kereta lori (dahulu warga Kertosono menyebutnya montik) Yaitu jenis kereta api tapi ukuran fisiknya lebih kecil. Rel lori ini menghubungkan stasiun Kertosono dan Pabrik Gula Lestari. Jalur ini dibuat untuk mengangkut tetes (limbah gula tebu yang akan dikirim ke berbagai tempat untuk didaur ulang). Bekas rel lori ini masih bisa dilihat didepan stasiun Kertosono sekarang.


Stasiun Kertosono lama
Sumber: internet

Banyak gerbong barang, tangki minyak dan gerbong penumpang yang selalu mangkal di stasiun ini. Karena stasiun ini juga merupakan jalur distribusi barang dan minyak.


Stasiun Kertosono baru


Stasiun Kertosono merupakan stasiun yang sibuk selama 24 jam pada waktu itu. Disektar stasiun banyak didirikan penginapan-penginapan untuk para penumpang yang kemalaman untuk berganti kereta ke tujuan lain.


Kesibukan di Stasiun Kertosono (dahulu)
Sumber: internet


Pada era 70-an nama DKA berubah menjadi PNKA (Perusahaan Negara kereta Api), kemudian berubah menjadi PJKA kemudian PERUMKA sekarang menjadi PTKAI.


Video KA bisnis/eksekutif lewat saja di Stasiun Kertosono

Sejak berganti nama yang terakhir ini, banyak perubahan total yang terjadi. Seiring perkembangan teknologi. Banyak bangunan-bangunan dan peralatan kuno yang raib. PTKAI tidak peka akan pelestarian benda-benda dan bangunan bersejarah. Sayang !

Sabtu, 20 April 2013

GEDUNG-GEDUNG BERSEJARAH DI KERTOSONO


Terlebih dahulu bagi yang belum mengenal kota Kertosono silahkan lihat di link ini :


GEDUNG BIOSKOP "NUSANTARA"

Dahulu kala sampai dengan tahun 1980 di kota Kertosono ada sebuah gedung bioskop yang terletak agak keutara sedikit dari pertigaan Jl. PG Lestari dengan Jl. Stasiun. Dulu nama kampungnya adalah Kutorejo-Lor. Nama gedung bioskop itu adalah NUSANTARA. Konon dibangun pada jaman Belanda.

Gedung bioskop itu berkapasitas kurang lebih bisa menampung 600 penonton. Kursi-kursi penonton dibagi menjadi 3 kelompok (kelas). Kelas I adalah barisan belakang (dibawah ruang proyektor), Kelas II menempati barisan tengah sedang kelas III menempati barisan depan dekat layar.



Harga karcis tentu saja dibedakan. Kelas I yang paling mahal sedangkan kelas III yang paling murah. Tempat duduk untuk kelas III berupa bangku panjang terbuat dari kayu tanpa sandaran. Sedangkan tempat duduk untuk kelas I dan II terbuat dari kursi anyaman rotan memakai sandaran (tentu saja lebih nyaman dibandingkan tempat duduk untuk kelas III). Bagi yang berkantong pas-pasan atau para pelajar memilih kelas ini.

Dahulu gedung bioskop ini jadi tempat nongkrong atau tempat mejeng para remaja Kertosono dan sekitarnya terutama kalau malam Minggu. Tidak hanya dari Kertosono saja tapi banyak yang dari luar Kertosono misalnya: Patianrowo, Lengkong, Warujayeng bahkan ada yang dari Purwoasri. Pada waktu itu bioskop adalah satu-satunya hiburan untuk kaum muda.

Sayang sekali saya tidak punya foto dokumentasinya. Barangkali ada diantara anda yang masih menyimpan foto2 Kertosono masa lalu terutama gedung bioskop Nusantara, mohon diposting.

Interior gedung NUSANTARA dibangun cukup nyaman dan romantis. Plafon atau langit-langit dibuat tinggi. Kipas angin gantung selalu berputar. Sirkulasi udara cukup baik. Lampu penerangan dibuat tidak menyilaukan terkesan sejuk karena diberi lampion yang cantik. Bioskop selalu penuh kalau memutar film-film Indonesia dan India yang masih hitam-putih.

Bagi yang tidak punya uang untuk menonton hanya nongkrong didepan gedung bioskop sudah cukup terhibur. Pada waktu itu penonton yang dari jauh menggunakan sepeda onthel. Disekitarnya banyak tempat-tempat yang menyewakan penitipan sepeda. Kendaraan bermotor masih merupakan barang mahal. Pada waktu itu bioskop NUSANTARA tempat ajang muda-mudi untuk berkencan.

Bagi penonton kelas III terutama pelajar banyak yang masih pakai sarung dan bakiak (sandal yang terbuat dari kayu). Kalau film terputus pada waktu diputar, mereka memukul-mukul bakiak kelantai.


GEDUNG "RUKUN SANTOSA"

Berjalan kearah utara kira-kira 200 meter ada lagi sebuah gedung bernama RUKUN SANTOSA. Gedung ini dibangun kira-kira pada tahun 1960. Dulu digunakan untuk pementasan kesenian tradisional seperti ketoprak, Wayang Orang, Ludruk dan sandiwara gambus. Pementasan dilaksanakan pada malam hari dan bergiliran misalnya 3 bulan untuk ketoprak kemudian 3 bulan berikutnya wayang orang dst. Konon WO Cipto Kawedhar pimpinan dalang terkenal Ki Narto Sabdho (almarhum) pernah pentas disini.



Sistim kelas untuk gedung pementasan ini kebalikan dari sistim kelas di bioskop. Kelas I didepan, kelas II ditengah sedangkan kelas III dibelakang. Tempat duduk semua terbuat dari kursi rotan.
Kalau ada pementasan dari kejauhan sudah terdengar suara gamelan dari gedung ini. Suasana Jawa sungguh sangat terasa pada waktu itu. Bagi yang tidak punya uang untuk beli karcis, cukup mendengarkan saja dari luar gedung karena dipasang corong speaker, belum ada sound system yng canggih pada waktu itu, suara “cempreng” jadilah.

Pada jaman itu penonton pertunjukan seni tradisional tidak hanya didominasi oleh kaum tua sja. Banyak juga kaum muda yang menggemari wayang orang, ketoprak, ludruk dll.

Entah apa sebabnya setelah tahun 1965 gedung ini berubah namanya menjadi BAYANGKARA. Pernah juga gedung ini menjadi gedung bioskop juga (pada waktu bioskop mengalami booming pada era 70-an).

KELENTENG "POO SAN SIE"
Rumah Ibadah ini terletak di Jalan ...... (saya lupa kalau ada yang ingat mohon informasi) Depan RSUD Kertosono ke arah tranggul Sungai Brantas. Kelenteng ini dibangun  pada jaman Belanda oleh warga keturunan Tionghoa di Kertosono.
Dahulu setiap perayaan Imlek di kelenteng ini selalu diadakan pertunjukan Wayang Kulit dan Wayang POTEHI selama 7 hari 7 malam. Ternyata pembauran dan kehidupan yang harmonis sudah terbentuk sejak dahulu kala dikawasan ini.



Pada akhir tahun 2012 saya berkunjung ke Kertosono. Sengaja saya menapak tilas. Gedung-gedung bersejarah itu tinggal kenangan. Tidak terusus. Konon gedung NUSANTARA beralih fungsi menjadi gudang.Sayang sekali saya tidak sempat mengambil fotonya. Saya berjanji kalau sempat ketempat ini lagi akan saya dokumentasikan berupa foto atau video.

STASIUN KA KERTOSONO
Bangunan ini didirikan bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api di Pulau Jawa pada awal abad 19. Dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda. Semua kereta api yang melewati Stasiun Kertosono pasti berhenti disini karena stasiun ini diklasifikasikan sebagai Stasiun Besar.
Sejak 1 Juni 2013 peraturan berubah. Hanya KA Brantas dan KA Bangun Karta saja yang berhenti di stasiun ini. Bagi anda yang akan ke Kertosono dari Jakarta hanya dua kereta api ini saja yang bisa anda naiki.




KA Eksekutif Bisnis melewati Stasiun Kertosono



KA GAYABARU MALAM yang ekonomi lewat saja di Stasiun Kertosono :(



Jalan Stasiun Kertosono


BEKAS PABRIK PENGGILINGAN PADI
Tidak jauh dari Kelenteng tepat ditepi tanggul sungai Brantas ada bangunan tua yang sudah tak terawat lagi. Dahulu bangunan ini adalah pabrik penggilingan padi.




(Pasar Kertosono)



(Rumah di desa Lestari Kertosono)


Gapura di desa lestari


Pergeseran budaya seiring dengan perubahan jaman dan teknologi. Anda sudah tidak menjumpai lagi suasana seperti itu sekarang. Bahkan budaya tradisional sudah berubah drastic. Bahkan mati sama sekali. Siapakah diantara anda yang masih suka wayang orang, wayang kulit, ketoprak, ludruk, tari bondhan, serimpi, bambangan cakil, gatotkaca gandrung? Tidak ada lagi? Sungguh menyedihkan! ***




Senin, 08 April 2013

LAGU JAWA

YEN ING TAWANG ANA LINTANG

Oleh: Mantous
Genre: Campur Sari

Terjemahan bebas:

YEN ING TAWANG ANA LINTANG
KALAU DILANGIT ADA BINTANG

cantik,...
kalau dilangit ada bintang
aku menunggu kedatanganmu
kepada awan di angkasa, adikku
kutanyakan beritamu

cantik,...
aku ingat akan semua janji
terharu rasa dalam hati
bintang-gemintang berkedip dengan genit
cintaku melampaui batas langit

waktu itu
bintang menjadi saksi akan janjimu
mega dan bintang mengiringi perjalanan cinta kita

cantik,...
kalau dilangit ada bintang
dengarlah tangis dalam hati ini
teriring suara malam yang hening
menunggu terbitnya bulan
***

English Version:

IF THERE ARE STARS AT THE SKY

sweetheart
if there are stars at the sky
I am waiting for you
to the clouds at the sky, my darling
i ask how are you tonight?

sweetheart,
I remeber about all of you promises
my heart feel blue
the stars are glowing and flirting
my love pass beyond the sky

remember the time
when the stars became witness of your words
clouds and stars walked along with our love

my darling,
if there are stars at the sky
listen to my heart crying
and the rythm of a lonely night
waiting for the moon rise
***


Selasa, 13 November 2012

TRANSFER FILM KE DVD

Anda memiliki film durasi panjang (90 menit) format mkv, flv, mov, mp4, mpg, avi ? Kami bisa mem-burn kedalam 1 keping DVD terdiri banyak film (max. 5 film).
Kualitas gambar seperti aslinya.

Bisa diputar menggunakan DVD Player rumah.

Hubungi: May Sumarno HP. 0812 7759 245 (Arista Media Studio)

Kamis, 07 Juni 2012

TUTORIAL VIDEO EDITING

INGIN PINTAR MENGAPA HARUS MAHAL ?

 Anda ingin belajar sendiri video editing? Inilah solusinya:

Saya sering menerima keluhan dari teman-teman bahwa belajar melalui tutorial yang berupa buku atau modul sering membingungkan dan sulit diikuti yang pada akhirnya mereka malas untuk meneruskannya.
Kemudian saya mencoba membuat tutorial yang dikemas dalam bentuk video. Diharapkan kalau melalui video bisa lebih menarik, lebih mudah diikuti dan dipahami.
Video Editing menggunakan program yang profesional (Adobe Premiere Pro CS3). Tutorial dalam bentuk video AVI, bisa di-play menggunakan Media Player apa saja
Menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantarnya. Sangat mudah dipahami karena langkah-langkah ditampilkan melalui video. 
Dikemas dalam 1 keping CD. Harga @ Rp. 80.000 ,- (delapan puluh ribu rupiah). Untuk luar Jawa ditambah ongkos kirim Rp. 20.000,-
Pemesanan minimum 10 keping mendapat diskon 10%.

Materi terdiri dari 15 sesion. 1 Sesion dikemas dalam 1 file video AVI.

1.  Converting video menggunakan Leawo Video Converter.
2.  Setting awal Adobe Premiere
3.  Persiapan capture video dari camcorder mini DV
4.  Capturing video dari camcorder mini DV
5.  Import video, foto, image, membuat title,
     menata footage, membuat color matte.
6.  Memotong (cutting), merubah warna, mengatur brightness dan contrast, cropping.
7.  Membuat slow/fast motion, gerak mundur (revearse).
8.  Insert audio (musik), pengaturan audio, merekam audio (membuat narasi).
9.  Membuat super impose, animasi super impose, color keying.
10.  Animasi teks, animasi logo.
11.  Membuat effek untuk foto, menganimasikan foto/image, animasi 3D.
12. Membuat transisi, capture still image (merekam gambar diam dari video).
13. Membuat berbagai video effect : feather, wipe, rotate, motion.
14. Membuat credit title, animasi teks: roll, crawl, zoom-in, zoom-out.
15. Membuat title dengan template
16. Membuat teks karaoke
17. Rendering ke format AVI.
18. Burning membuat DVD/VCD menggunakan Nero 10.
19  Burning membuat DVD/VCD menggunakan Leawo.

Untuk peserta kursus akan dibagikan secara gratis. Baca KURSUS VIDEO EDITING.

TUTORIAL ADOBE AFTER EFFECT CS 3 berupa video sudah tersedia. Terdiri dari 23 materi bahasan. Membuat berbagai macam efek yang menarik untuk video anda. Belajar membuat Beginning video.

Materi Adobe After Effect CS3 :

1.   Membuat Composition dan animasi teks
2.   Menganimasikan logo
3.  menyimpan file proyek
4.  Menganimasikan teks dan me-render
5.  Video hasil rendering
6.  menganimasikan teks menggunakan path
7.  Menganimasikan teks dengan opacity
8.  Membuat dan menganimasikan masking
9.  Me-render animasi masking
10. Video hasil rendering animasi masking
11. Masking obyek video
12. efek hujan dan petir
13. Menganimasikan logo dengan path
14. Efek spot light
15. Efek bubble
16. Efek light ray
17. Efek color keying
18. Efek card wipe
19. efek spherize
20. Efek light sweep
21. Efek snowing
22. Efek 3D motion
23. Efek starburst dan card wipe 3D pixelstorm



CONTACT PERSON:
May Mintaraga
Telp. 08127759245




CONTOH TUTORIAL DALAM BENTUK VIDEO

SEGERA DAPATKAN CD NYA. ANDA TIDAK AKAN KECEWA.